Ingin Bersaing Secara Online Dengan Kompetitor? Miliki 8 Aset Digital Marketing Ini Dulu!

aset digital marketing, yang bukan merupakan aset digital marketing adalah

Aset digital marketing adalah segala sesuatu yang dapat digunakan dalam strategi pemasaran digital untuk meningkatkan visibilitas dan menarik perhatian audiens.

Aset digital marketing dapat berupa website, blog, email marketing, sosial media, iklan online, video marketing, konten marketing, atau influencer marketing.

Dengan menggunakan aset digital marketing yang tepat, bisnis dapat meningkatkan brand awareness, meningkatkan traffic ke situs web, dan meningkatkan penjualan.

Aset digital marketing juga dapat membantu bisnis untuk terhubung dengan audiensnya secara lebih efektif dan membangun relasi yang lebih dalam dengan pelanggan.

Jenis-Jenis Aset Digital Marketing

Dalam bidang digital marketing, terdapat berbagai macam aset yang dapat digunakan untuk meningkatkan visibilitas dan menarik perhatian audiens.

Beberapa aset digital marketing yang sering digunakan adalah:

  1. Website: Merupakan halaman online yang menampilkan informasi tentang bisnis, produk, atau layanan yang ditawarkan.
  2. Blog: Merupakan platform yang digunakan untuk mempublikasikan artikel-artikel yang membahas topik-topik yang terkait dengan bisnis atau industri tertentu.
  3. Email list: Merupakan daftar email yang dikumpulkan dari orang-orang yang telah menyatakan minat untuk menerima email promosi atau informasi dari bisnis.
  4. Sosial media: Merupakan platform online yang memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dan bertukar informasi dengan orang lain.
  5. Iklan online: Merupakan cara untuk mempromosikan produk atau layanan melalui media online seperti mesin pencari, situs web populer, atau aplikasi.
  6. Video marketing: Merupakan cara menggunakan video untuk mempromosikan produk atau layanan.
  7. Konten marketing: Merupakan cara membuat dan membagikan konten yang bermanfaat bagi audiens untuk mempromosikan produk atau layanan.
  8. Influencer marketing: Merupakan cara memanfaatkan orang-orang dengan jumlah pengikut yang besar di media sosial untuk mempromosikan produk atau layanan.

1. Website

website sebagai aset digital marketing

Website merupakan salah satu aset digital marketing yang sangat penting bagi bisnis, karena merupakan halaman online yang menampilkan informasi tentang bisnis, produk, atau layanan yang ditawarkan.

Dengan memiliki website yang baik, bisnis dapat meningkatkan brand awareness, meningkatkan traffic ke situs web, dan meningkatkan penjualan.

Untuk memanfaatkan website sebagai aset digital marketing, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  1. Desain website yang baik: Desain website yang baik akan membantu meningkatkan kredibilitas bisnis dan menarik perhatian audiens.
  2. Konten yang bermanfaat: Konten yang bermanfaat akan membantu meningkatkan traffic ke situs web dan meningkatkan kepercayaan audiens terhadap bisnis.
  3. Responsif di berbagai perangkat: Website yang responsif akan memudahkan audiens mengaksesnya di berbagai perangkat, seperti smartphone, tablet, atau komputer.
  4. Mudah diakses melalui mesin pencari: Website yang mudah diakses melalui mesin pencari akan membantu meningkatkan visibilitas bisnis di internet.
  5. Terintegrasi dengan sosial media: Dengan terintegrasi dengan sosial media, website akan lebih mudah ditemukan oleh audiens yang mencari informasi di sosial media.

Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, bisnis dapat memanfaatkan website sebagai aset digital marketing yang efektif untuk meningkatkan visibilitas dan menarik perhatian audiens.

2. Blog

blog sebagai aset digital marketing

Blog merupakan platform yang dapat digunakan sebagai aset digital marketing untuk mempublikasikan artikel-artikel yang membahas topik-topik yang terkait dengan bisnis atau industri tertentu.

Dengan memiliki blog yang baik, bisnis dapat meningkatkan traffic ke situs web, meningkatkan brand awareness, dan meningkatkan kepercayaan audiens terhadap bisnis.

Untuk memanfaatkan blog sebagai aset digital marketing, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  1. Konten yang bermanfaat: Konten yang bermanfaat akan membantu meningkatkan traffic ke situs web dan meningkatkan kepercayaan audiens terhadap bisnis.
  2. Desain yang baik: Desain yang baik akan membantu meningkatkan kredibilitas bisnis dan menarik perhatian audiens.
  3. Terintegrasi dengan sosial media: Dengan terintegrasi dengan sosial media, blog akan lebih mudah ditemukan oleh audiens yang mencari informasi di sosial media.
  4. Mudah diakses melalui mesin pencari: Blog yang mudah diakses melalui mesin pencari akan membantu meningkatkan visibilitas bisnis di internet.
  5. Memiliki kolom komentar: Dengan memiliki kolom komentar, audiens dapat memberikan feedback atau pertanyaan terkait artikel yang dibaca, sehingga bisnis dapat terhubung dengan audiensnya secara lebih dalam.

Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, bisnis dapat memanfaatkan blog sebagai aset digital marketing yang efektif untuk meningkatkan visibilitas dan menarik perhatian audiens.

3. Email List

email list sebagai aset digital marketing

Email list merupakan daftar email yang dikumpulkan dari orang-orang yang telah menyatakan minat untuk menerima email promosi atau informasi dari bisnis.

Email list dapat menjadi aset digital marketing yang sangat berguna untuk mengirimkan pesan promosi atau informasi kepada pelanggan dan menjadi cara yang efektif untuk terhubung dengan audiens.

Untuk memanfaatkan email list sebagai aset digital marketing, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  1. Kualitas email list: Pastikan bahwa email list yang dimiliki merupakan email yang valid dan benar-benar dimiliki oleh orang-orang yang telah menyatakan minat untuk menerima email promosi atau informasi dari bisnis.
  2. Segmentasi email list: Segmentasi email list berdasarkan kriteria seperti usia, jenis kelamin, atau minat akan membantu mengirimkan pesan yang lebih relevan kepada audiens.
  3. Subjek email yang menarik: Subjek email yang menarik akan membantu meningkatkan tingkat buka email.
  4. Konten yang bermanfaat: Konten yang bermanfaat akan membantu meningkatkan kepercayaan audiens terhadap bisnis dan meningkatkan traffic ke situs web.
  5. Menyiapkan landing page yang baik: Landing page yang baik akan membantu meningkatkan tingkat konversi dari email promosi.

Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, bisnis dapat memanfaatkan email list sebagai aset digital marketing yang efektif untuk mengirimkan pesan promosi atau informasi kepada pelanggan dan terhubung dengan audiens.

4. Social Media

social media sebagai aset digital marketing

Social media adalah platform sosial yang dapat digunakan sebagai aset dalam strategi pemasaran digital.

Ini karena social media memberikan banyak kemudahan bagi para penggunanya untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain, serta membagikan konten dengan mudah.

Selain itu, social media juga menyediakan berbagai fitur yang dapat digunakan untuk menargetkan audiens yang spesifik, sehingga memudahkan dalam melakukan promosi produk atau jasa kepada orang-orang yang berkemungkinan tertarik dengannya.

Beberapa contoh platform social media yang populer diantaranya adalah Facebook, Instagram, Twitter, dan LinkedIn.

Setiap platform memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga perusahaan dapat memilih platform yang paling sesuai dengan tujuan pemasaran mereka.

Misalnya, Instagram lebih cocok untuk mempromosikan produk yang memiliki visual yang menarik, sementara LinkedIn lebih cocok untuk pemasaran B2B (business to business).

Untuk memanfaatkan social media sebagai aset dalam digital marketing, perusahaan dapat melakukan beberapa strategi seperti:

  1. Membuat akun di beberapa platform social media yang sesuai dengan target audiens.
  2. Mengisi akun dengan konten yang berkualitas dan relevan dengan produk atau jasa yang ditawarkan.
  3. Menggunakan fitur targeting yang tersedia di setiap platform untuk mencapai audiens yang spesifik.
  4. Melakukan promosi dengan menggunakan iklan berbayar di setiap platform.
  5. Melakukan interaksi dengan audiens dengan menjawab pertanyaan dan menanggapi komentar yang diberikan.

Dengan demikian, social media dapat menjadi aset yang sangat bermanfaat bagi perusahaan dalam menjalankan strategi pemasaran digitalnya.

5. Iklan Online

iklan online sebagai aset digital marketing

Iklan online adalah salah satu cara yang efektif untuk mempromosikan produk atau jasa melalui internet.

Iklan online dapat muncul di berbagai platform, seperti mesin pencari (seperti Google), situs web, aplikasi mobile, dan platform media sosial.

Iklan online dapat ditargetkan ke audiens yang spesifik berdasarkan lokasi, demografi, dan minat, sehingga memudahkan perusahaan dalam mencapai audiens yang sesuai dengan tujuan pemasaran mereka.

Ada beberapa jenis iklan online yang dapat digunakan oleh perusahaan, diantaranya:

  1. Iklan pay-per-click (PPC) adalah iklan yang muncul di hasil pencarian mesin pencari atau di situs web lain. Pengguna akan dikenakan biaya setiap kali mengklik iklan tersebut.
  2. Iklan display adalah iklan yang muncul di situs web atau aplikasi mobile. Ini termasuk banner iklan, iklan video, dan iklan interaktif.
  3. Iklan social media adalah iklan yang muncul di platform media sosial seperti Facebook, Instagram, dan LinkedIn.
  4. Iklan e-mail adalah iklan yang dikirimkan ke audiens melalui email.

Perusahaan dapat memanfaatkan iklan online sebagai aset dalam digital marketing dengan cara:

  1. Menentukan tujuan pemasaran dan target audiens yang spesifik.
  2. Memilih jenis iklan yang sesuai dengan tujuan pemasaran dan target audiens.
  3. Menyusun konten iklan yang menarik dan efektif.
  4. Menentukan budget yang sesuai untuk iklan.
  5. Menentukan platform yang tepat untuk memasang iklan.
  6. Melakukan test iklan dengan menggunakan beberapa variasi konten iklan untuk menentukan yang paling efektif.
  7. Melakukan analisis hasil iklan untuk mengevaluasi efektivitas iklan dan membuat perubahan yang diperlukan.

Dengan demikian, iklan online dapat menjadi aset yang sangat bermanfaat bagi perusahaan dalam menjalankan strategi pemasaran digitalnya.

6. Video Marketing

video marketing sebagai aset digital marketing

Video marketing adalah salah satu cara efektif untuk mempromosikan produk atau jasa melalui video.

Video dapat disampaikan melalui berbagai platform seperti situs web, aplikasi mobile, media sosial, dan platform video sharing seperti YouTube.

Video memberikan keunggulan dibandingkan dengan konten teks atau gambar karena lebih mudah untuk diingat dan lebih menarik untuk dilihat.

Perusahaan dapat memanfaatkan video marketing sebagai aset dalam digital marketing dengan cara:

  1. Menentukan tujuan pemasaran dan target audiens yang spesifik.
  2. Membuat konten video yang menarik dan relevan dengan produk atau jasa yang ditawarkan.
  3. Memilih platform yang tepat untuk mempublikasikan video, tergantung pada target audiens dan tujuan pemasaran.
  4. Menggunakan fitur targeting yang tersedia di setiap platform untuk mencapai audiens yang spesifik.
  5. Melakukan promosi dengan menggunakan iklan video berbayar di setiap platform.
  6. Melakukan analisis hasil video untuk mengevaluasi efektivitas video dan membuat perubahan yang diperlukan.

Dengan demikian, video marketing dapat menjadi aset yang sangat bermanfaat bagi perusahaan dalam menjalankan strategi pemasaran digitalnya.

7. Content Marketing

content marketing sebagai aset digital

Content marketing adalah aset digital marketing dan menjadi strategi pemasaran yang fokus pada pembuatan dan distribusi konten yang bermanfaat dan relevan dengan tujuan pemasaran yang ingin dicapai.

Konten tersebut dapat berupa teks, gambar, video, atau media lainnya yang dibuat dengan tujuan untuk membangun hubungan dengan audiens dan meningkatkan brand awareness.

Perusahaan dapat memanfaatkan content marketing sebagai aset dalam digital marketing dengan cara:

  1. Menentukan tujuan pemasaran dan target audiens yang spesifik.
  2. Menyusun rencana konten yang relevan dengan produk atau jasa yang ditawarkan dan memenuhi kebutuhan audiens.
  3. Memilih platform yang tepat untuk mempublikasikan konten, tergantung pada target audiens dan tujuan pemasaran.
  4. Menggunakan fitur targeting yang tersedia di setiap platform untuk mencapai audiens yang spesifik.
  5. Melakukan promosi dengan menggunakan iklan berbayar di setiap platform yang menampilkan konten.
  6. Melakukan interaksi dengan audiens dengan menjawab pertanyaan dan menanggapi komentar yang diberikan.
  7. Melakukan analisis hasil konten untuk mengevaluasi efektivitas konten dan membuat perubahan yang diperlukan.

Dengan demikian, content marketing dapat menjadi aset yang sangat bermanfaat bagi perusahaan dalam menjalankan strategi pemasaran digitalnya.

8. Influencer Marketing

influencer marketing sebagai aset digital

Influencer marketing adalah aset digital marketing dan menjadi strategi pemasaran yang menggunakan influencer atau selebriti digital sebagai pihak yang mempromosikan produk atau jasa kepada audiensnya

Influencer memiliki jumlah pengikut yang besar di media sosial dan dianggap sebagai sumber referensi yang terpercaya oleh audiensnya.

Dengan demikian, influencer dapat memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian audiensnya.

Perusahaan dapat memanfaatkan influencer marketing sebagai aset dalam digital marketing dengan cara:

  1. Menentukan tujuan pemasaran dan target audiens yang spesifik.
  2. Mencari influencer yang memiliki jumlah pengikut yang sesuai dengan target audiens dan memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi di kalangan audiensnya.
  3. Menyusun kesepakatan kerja sama dengan influencer yang terpilih.
  4. Menyusun konten yang akan dipromosikan oleh influencer sesuai dengan tujuan pemasaran.
  5. Memantau hasil kerja sama dengan influencer dan melakukan evaluasi terhadap efektivitas influencer marketing.

Dengan demikian, influencer marketing dapat menjadi aset yang sangat bermanfaat bagi perusahaan dalam menjalankan strategi pemasaran digitalnya.

Itulah 8 aset digital marketing yang kami rekomendasikan untuk dimiliki oleh setiap bisnis untuk memenangkan persaingan secara digital.

Bagikan artikel